Serunya Rame-rame “Ngerusuh” di Acara Vidafest Bekasi 6


rame-rame-vidafest

Para pelaku ‘kerusuhan’ di Vidafest Bekasi

 

Salah satu hal yang menyenangkan adalah ketika semua tugas-tugas suci selama weekdays (baca: kerjaan kantor) selesai di hari Jumat sehingga kamu punya waktu istirahat di hari Sabtu-Minggu kemudian pada hari Senin bisa ngerjain tugas baru. Saya mengalami hal itu pada Sabtu (22/09) minggu lalu.

Satu hal lagi yang membuat hari itu tambah menyenangkan adalah ketika kakak Umen (@umenumen), yang kata Ndorokakung (@ndorokakung) itu kembarannya saya, mengajak untuk ikutan jalan-jalan bareng dengan teman-teman blogger yang kebanyakan dari Jakarta ke acara Vidafest di Bekasi. Gak kebayang bakal seperti apa kelakuan absurd mereka di Bekasi.

Sebut saja mereka yang akan ikutan antara lain Ajeng (@ajenglembayung), Linda (@lindaleenk), Eno (@nagacentil), Anest (@bejanawaktu), Aryan (@AryanataR), Gie Wahyudi (@giewahyudi), mba Terry (@NegeriID), Adiito (@Adiito), dan Ifan (@ifnhr), Rere (@atemalem). Ada juga beberapa blogger dari Bekasi yang ikutan seperti mba Febry (@FebryMeuthia), Indobrad (@Indobrad) dan Dymszy (@Dymszy).

Mereka yang biasanya saya temui di Jakarta, kini berkumpul di Bekasi. Sebagai warga ‘planet’ Bekasi, hal tersebut melengkapi rasa #BahagiadiBekasi yang sudah sering saya alami. Apalagi banyak tingkah polah mereka yang bikin panasnya Bekasi jadi adem di hati. Jadi, apa saja kelakuan absurd mereka di keseruan Vidafest ini?

 

Memasuki Area Bekasi

“Selamat datang di Planet Bekasi!”, begitu celetukan entah siapa ketika mobil rombongan melewati perbatasan antara Jakarta dengan Bekasi. Aryan jadi yang paling berisik di sini. Celetukan dan plesetannya ada aja. Ajeng dan Eno jadi yang paling pinter nyautin jokes receh Aryan.

Sementara Gie Wahyudi yang tahu bahwa saya warga asli Kota Bekasi sibuk tanya ini-itu tentang Bekasi sambil nostalgia tentang acara kopdar besar yang pernah diadakan di kota ini. Linda yang duduk tepat di belakang kiri saya sibuk mempersiapkan ‘peralatan tempur’ untuk nge-vlog.

Mengamati sekaligus melebur dengan kelakuan mereka di dalam mobil rombongan tersebut membuat perjalanan antar planet ini terasa lebih singkat.

 

Sampai di Vidafest Bekasi

welcome-to-vidafest

 

Sampai juga di Vidafest. Lokasinya ada di perumahan Vida Bekasi yang berjarak sekitar 15 menit berkendara dari Pintu Tol Bekasi Barat. Lebih spesifik lagi, Vidafest ini diadakan di kawasan Insitu – Bumiwedari, Vida Bekasi.

 

dena-peta-vida-bekasi-1

Buat kamu yang penasaran di mana lokasi Vidafest di adakan

 

Vidafest 2016 ini mengusung tema Angin yang merupakan tema pertama dari rangkaian tema Vidafest yang terinsipirasi dari 4 elemen alam, yaitu udara, air, tanah, dan api. Seperti tema yang diusungnya, dalam acara ini ada festival layang-layang, instalasi kincir angin, dan atraksi drone race.

 

drone-attraction

Acara Drone Racing di Vidafest

Bukan hanya itu, dengan mengedepankan konsep kolaborasi antar komunitas, kami yang hadir disuguhi serunya kegiatan-kegiatan dan hasil karya dari komunitas sejak mulai hadir sejak mulai pertama menginjakkan kaki di area Vidafest. Acaranya sendiri dimulai sejak pukul 06.00 hingga pukul 18.00. Apa aja isi acara selama 12 jam tersebut?

 

vidafest

 

Partisipasi 10 komunitas Bekasi

Tercatat ada nama Kedubes Bekasi, Aromatherapy Movement, Bekasi Tugu Skateboarder, Taman Baca Umi, Farm4Life, Bekasi Berkebun, Javara, Waste4Change, dan Binus Center ikut meramaikan Vidafest ini.

Sebagian dari komunitas tersebut seperti Bekasi Tugu Skateboarder, dan Taman Baca Umi menunjukkan kebolehannya di lokasi acara, sedangkan sisanya meramaikan dengan memamerkan hasil karya mereka. Farm4Life misalnya, mereka membawa hasil perkebunan mereka dengan menjualnya di boothkomunitas. Berhubung harganya tergolong murah, beberapa dari kami ‘teracuni’ untuk beli salah satu hasil kebun mereka deh.

Foto-fotonya bisa dinikmati melalui slide show di bawah ini

 

Menikmati Kopi dan Berbagai Diskusi Menarik di Little Talk Coffee

Vida Bekasi memiliki fasilitas terbaru yang wajib untuk dicoba bernama Little Talk Coffee, sebuah kedai kopi dengan konsep kasual yang menurut saya tempatnya asik buat nongkrong-nongkrong. Di samping Little Talk Coffee terdapat lapangan luas yang kebetulan sedang menjadi tempat berlangsungnya lomba atraksi drone. Sedangkan di depannya ada danau kecil yang saat itu menjadi tempat semacam wahana air untuk rekreasi.

Tempat ini juga menjadi tempat berlangsungnya hampir sebagian acara yang susunan acaranya kamu sempat lihat di awal artikel ini. Ada acara Coffee Cupping, Latte Art, talkshow dari Binus, screening film, dan berbagai diskusi yang diisi oleh komunitas yang berpartisipasi. Asik rasanya, bisa duduk santai bareng teman-teman sambil minum kopi dan disaat bersamaan bisa menambah ilmu dari komunitas-komunitas tersebut.

 

 

Naik odong-odong untuk melihat fasilitas perumahan Vida Bekasi

“Ayo kita keliling-keliling!!”, ajak Umen kepada kami. Ternyata dia sudah menyediakan odong-odong untuk kami jalan-jalan ke area Vida Bekasi. Bukannya sedih, kami malah girang bukan main. Apalagi setelah lagu-lagu translate Inggris-Indonesia versi Aryan berkumandang di odong-odong, suasana tambah keliatan pada #BahagiadiBekasi.

Lagu baru berhenti ketika Aryan baru sadar kalau… suara musik yang dia nyalakan keluar melalui toa dan bergema kemana-mana sepanjang jalan. Mari doakan kredibilitas odong-odong itu gak menurun pasca ini ya teman-teman!

Odong-odong yang kami naiki berhenti di distrik Bumipala, jaraknya sekitar 10 menit dari InSitu – Bumiwedari tempat diadakannya Vidafest. Distrik Bumipala ini memiliki foodhall bernama Jawara Foodhal serta area sport center yang berisi kolam renang, taman bermain, dan lapangan futsal.

Tidak jauh dari area sport center ada perkebunan dan sawah yang dikelola oleh komunitas Farm4Life yang bertujuan untuk mendorong warga Vida Bekasi melakukan urban farming, sehingga tidak perlu repot apabila membutuhkan sayuran organik.

 

 

Vida Bekasi ini sepertinya juga peduli akan pengelolaan sampah, mereka membuat Rumah Pemulihan Material untuk bisa menampung dan mengolah kembali sampah-sampah.

 

Internet di Vidafest dan area VidaBekasi

Sepertinya sudah menjadi kebiasaan umum generasi digital semacam kita ini untuk langsung memastikan sinyal internet atau wifi di tempat yang kita pijak, termasuk saya waktu itu ketika pertama kali sampai di Insitu – Bumiwedari Vida Bekasi untuk Vidafest.

Internet provider mobile XL yang saya pakai menunjukkan bahwa area tersebut mendapatkan sinyal 3G. Beberapa area ada yang sudah mendapat 4G, tapi belum banyak. Dikarenakan saya belakangan terbiasa dengan kemampuan sinyal 4G, saya nebeng ke Linda yang punya mifi Bolt (Terima kasih mau ditebengin, Lin!)

Selain dua internet di atas, saya belum sempat tanya-tanya ke teman-teman lainnya tentang kemampuan mobile internet provider mereka. Tapi yang jelas, kalau nanti beli rumah di sini sepertinya kalian akan aman soal internet wifi karena area ini menurut kakak Umen terjangkau oleh Biznet. Inilah mengapa ada booth dan mobil Biznet terpampang nyata di area Vidafest.

 

Gak terasa ternyata kami main-main sudah seharian dan waktu sudah menunjukkan pukul 16:00. Saatnya pulang dan serius untuk malam minggu. Eh, ga punya siapa-siapa juga sih buat diajak malam mingguan! Hahaha (cry…)

Meskipun keseruan ini cuma sehari, tapi menurut informasi dari Vida Bekasi rencananya akan membuat Vidafest ini menjadi acara tahunan yang seru. Kalau tahun ini menangkat tema Angin karena unsur alam udara, selanjutnya Vidafest akan mengangkat tema apa ya yang berhubungan sama air, tanah, dan api?

Daripada bertanya-tanya follow aja akun social media Vidafest di Twitter @VidaBekasi, Instagram @VidaBekasi dan Facebook Vida Bekasi, bisa juga bookmark laman web ini. Kalau penasaran serunya perjalanan ini dari pandangan temen-teman saya, cek Storify di bawah ini ya.

 


About Agus Afif Riyadi

Sudah hidup sejak 0 tahun. Mulai rajin membaca 5 tahun setelahnya. Mulai menjajal menulis online sejak tahun 2010. Biasa berkicau di akun Twitter @agustafRYD


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 thoughts on “Serunya Rame-rame “Ngerusuh” di Acara Vidafest Bekasi