5 Prinsip Penting Dalam Membuat Konten Instagram dan Vlog


Just a Little Talk #1

Apa yang lebih menarik daripada sekedar kata-kata? Sudah pasti jawabannya adalah foto dan video. Sebuah foto mampu memberi makna lebih dari 1000 kata, apalagi sebuah video. Maka, jangan heran apabila Instagram langsung banyak diminati sejak awal kemunculannya dan Vlog kini banyak digandrungi untuk format berbagi cerita. Namun, pertanyaan selanjutnya yang tidak kalah penting adalah “Bagaimana cara menghasilkan konten-konten menarik dalam format tersebut?”

Beberapa waktu lalu saya menghadiri acara “Just a Little Talk” di Little Talk Coffee yang berada di kawasan perumahan Vida Bekasi. Dengan tagline “Ringan, Cerdas, Inspiratif”, acara ini menghadirkan Goenrock (Videografer & Youtube Content Creator) dan Jonathan End (Fotografer & Social Media Director Ogilvy) untuk berbagi pengalaman mereka mengenai “Vlogging & Shooting Like a Pro”.

Di luar hal teknis, saya mengambil 5 prinsip penting yang harus kita pegang untuk bisa menghasilkan karya-karya foto dan video yang menarik.

 

Prinsip #1: Temukan hal menarik dan unik dalam keseharian

Setiap orang itu spesial dan memiliki keunikan masing-masing dalam hidupnya. Temukan hal menarik dalam keseharian kita yang ingin dibagikan ke orang lain. Prinsip pertama ini bisa membantu kita dalam merencanakan feed akun Instagram. Bisa juga untuk menentukan jenis-jenis video yang ada di Youtube channel yang dimiliki.

“Hal apa yang menarik dari kehidupan kalian, baru diceritakan ke orang lain. Jangan hanya foto pas baru bangun tidur. (Orang pasti nanya), terus kenapa? (Temukan hal) yang bisa membedakan kita dengan orang lain”, kata Jonathan ke para peserta yang hadir.

 

Prinsip #2: Don’t think (too much) about “likes” 
IMG_20170211_150853

“Saya punya teman yang sehabis foto selalu tanya ke temen-temennya. Kalau ada 5 orang aja yang ga suka sama foto itu, dia ga jadi nge-post”, cerita Jonathan ke peserta Just a Little Talk.

Terlalu memikirkan apa yang akan dipikirkan orang akan membuat kamu tidak memulai sesuatu apapun. Garis bawahi kata ‘terlalu’ karena kita harus ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik.

Segera mulai bagikan hal-hal yang kita suka dan ingin ceritakan ke orang lain. Dalam perjalanannya kita bisa terus mengeksplorasi agar semakin baik. Pada saat yang sama konten-konten yang kita bagikan dengan sendirinya akan menarik orang-orang yang punya ketertarikan yang sama.

 

Prinsip #3: Jadilah informatif dan interaktif

Dengan menggunakan prinsip “Informatif”, Goenrock saat ini dia sedang aktif membuat tutorial dalam membuat video di Youtube channel miliknya. Selain itu, dia mengakui bahwa orang-orang yang menonton video tutorialnya bukan hanya karena informatif, tapi juga berkat ada sisipan guyon-guyon agar bisa lebih memancing interaksi.

Keunggulan Youtube daripada TV adalah sifatnya yang bisa membuat komunikasi dua arah. Setelah upload Vlog, jangan lupa membalas komentar dari penonton agar bisa terjalin interaksi dan rasa keterikatan (engagement). 

 

Prinsip #4: Teknis itu gampang, konsep itu sulit

“Ketika membuat konten, coba gali lebih dalam dari sekedar teknis. Misalnya saja, ketika harus membuat gambar menjadi agak kuning, jangan cuma bertanya ‘BAGAIMANA cara membuat ini menjadi kuning?’, tapi tanya juga “MENGAPA ini harus dibuat kuning?”, begitu pesan Jonathan saat sesi tanya jawab.

Selalu tanyakan mengapa, mengapa, dan mengapa. Ketika kita sudah menguasai konsep, maka kita akan terbantu ketika ingin menyampaikan sebuah pesan. Misalnya saja dalam teknis pergerakan kamera saat pengambilan gambar, kalau kita tidak tahu apa maksud dari tiap gerakan maka kita akan mengambil video tanpa punya tujuan yang jelas.

IMG_20170211_143758

Your channel is to communicate personally with public audiens

 

Prinsip #5: Pergunakan alat (gear) sesuai kebutuhan

Jangan sedih kalau kita belum punya kamera mahal, kamera smartphone juga bisa kita manfaatkan untuk membuat Vlog. Berbagai keterbatasan yang dimiliki oleh smartphone dalam membuat video bisa diatasi dengan beberapa teknik khusus yang bisa dengan mudah ditemukan di internet.

“Youtuber idola kamu pakai gear yang mahal, tapi kalau kamu belum butuh ya ngapain?” kata Goen. Intinya, meskipun hanya menggunakan smartphone, jangan jadikan halangan untuk memulai nge-vlog!

Setelah memahami prinsip-prinsip di atas, kini waktunya berkreasi membuat konten menarik dan berbagi di Instagram atau Youtube. Kalau mau berbagi hasil karya foto atau video dengan saya, silakan sebutkan apa yang sering kamu bagikan dan tinggalkan link di kolom komentar ya. Bagi kamu yang tertarik dengan acara-acara ringan, cerdas, dan inspiratif lainnya dari Just a Little Talk, pantau terus informasi terupdate dari Instagram Little Talk Coffee. Selamat berkarya!


About Agus Afif Riyadi

Sudah hidup sejak 0 tahun. Mulai rajin membaca 5 tahun setelahnya. Mulai menjajal menulis online sejak tahun 2010. Biasa berkicau di akun Twitter @agustafRYD

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *